Tampilkan postingan dengan label Islamy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islamy. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 November 2016

Ya Waridal Unsi, Muhammad saw

 
  Ya Waaridal Unsi
Wahai yang datang membawa kebahagiaan

يا وارد الأنس والأفراح فی السحر
أزحت ما بفؤادي من لظی الگدر
Yâ wâridal Unsi wal afrôhi fissahari, azahta mâ bifu-âdî min ladhôl kadari
Wahai pembawa kebahagiaan dan kabar gembira disaat dini hari 
Engkau pengikis semua kotoran hatiku

ناشدتك الله هل جزت العقيق وهل
مررت بالأرض ذات الماء والشجر
Nâsyadtukallâha hal juztal ‘aqîqo wa hal marorta bil ardli dzâtil mâ-i wasysyajari
Kudendangkan kepada Allah sebuah lagu untukmu, Apakah engkau melewati Al-Aqiq dan apakah kamu melewati tanah yang berair dan pepohonan

أرض بها سحب الإفضال ممطرة
مخضرة الترب بالأعشاب والزهر
Ardlin bihâ suhubul ifdlôli mumthirotun mukhdlorrotit-turbi bil a’syâbi wazzahari
Bumi dimana awan keutamaan turun deras,
 menyuburkan tanah menumbuhkan rerumputan dan bunga-bungaan

بهاالمسرة والأفراح دائمة
يافوز سکانها بالفوز والظفر
Bihâl masarrotu wal afrôhu dâ-imatun yâ fauza sukkânihâ bil fauzi wadh-dhofari
Disana ada tempat yang selalu menjadi taman hiburan. 
Aduhai sangat beruntung penghuninya dengan mendapat kebaikan dan kesuksesan
 
إنی لأذکرها يوما وبي حزن
فيرحل الحزن من قلبى مع الضجر
Innî la-adzkuruhâ yaumân wabî hazanun fayarhalul huznu min qolbî ma’adl-dlojari
Sesungguhnya aku selalu mengenangnya ketika aku dalam kesedihan. Maka semua kesedihan dalam hatiku pun hilang seketika

حوت حبيبا به الأکوان عاطرة
يضوع رياه فی سهل وفی وعر
Hawat habîbân bihil akwânu ‘âthirotun bidlû’u royyâhu fî sahlin wa fî wa’ari
Karena disitu ada kekasih Allah yang mengharumkan seluruh alam. Yang melangkahkan kakinya di jalan nan mudah maupun sulit

برا سخيا تقيا سيدا سندا
يضيئ في الگون لأهل الگون گالقمر
Barrôn sakhiyyân taqiyyân sayyidân sanadân yudlî-u fîl kauni li ahlil kauni kâl qomari
Orang yang baik, murah hati, bertaqwa, pemimpin dan sandaran. Yang menyinari alam ini bagaikan rembulan bagi seluruh alam

فرد الجلالة بحر الجود إن تره
فی حالة الجود تلقی الجود گالمطر
Fardal jalâlati bahrol jûdi in tarohu fî hâlatil jûdi talqôl jûda kâl mathori
Tunggal keagungannya, lautan kemurahannya , bila kau melihatnya dalam kebaikannya, maka kau kan temukan kebaikannya bagaikan hujan yang lebat

أصل السيادة بل عين العناية بل
روح الهداية لب اللب من مضر
Ashlas-siyâdati bal ‘ainal ‘inâyati bal rûhal hidâyati lubbal-lubbi min mudlori
Pusat kepemimpinan, sumber pertolongannya, 
bahkan pusat hidayah dan intisari dari keluarga Mudhar


زين الوجود وخير الخلق من شرفت
به البرية من باد ومن حضر
Zainal wujûdi wa khoirol kholqi man syarufat bihil bariyyatu min bâdin wa min hadlori
Dialah perhiasan alam nyata dan sebaik baik makhluq , yang menjadikan semua makhluk menjadi mulia, baik yang jauh ataupun yang dekat

عنه الجمادات أضحت وهي مفصحة
وقد أتی مدحه فی معظم السور
‘Anhul jamâdâtu adlhat wahya mufshihatun wa qod atâ mad-huhu fî mu’dhomis-suwari
Benda yang keras pun berbicara dengan lisan yang fasih, dan telah banyak sanjungan untuknya dalam surat surat Al-Quran

محمدا خير خلق الله قاطبة
وسيد الجن والأملاك والبشر
Muhammadân khoiro kholqillâhi qôthibatan wa sayyidal jinni wal amlâki wal basyari
Namanya Muhammad dan dialah sebaik baik ciptaan Allah seluruhnya. Pemimpin golongan jin, para malaikat dan manusia

ياسيدی ياحبيب الله ياسندي
ويا ملاذی ويا رکني ويا وزري
Yâ Sayyidî yâ habîballâhi yâ sanadî wa yâ malâdzî wa yâ ruknî wa yâ wazarî
Duhai pemimpinku, kekasih Allah , wahai sandaranku, pandangan mataku, tiang dan tempat berlindungku

ويا غياثی ویاگهفي وياثقتي
وياسروري ويا روحي ويا وطري
Wa yâ ghiyâtsî wa yâ kahfî wa yâ tsiqotî wa yâ surûrî wa yâ rûhî wa yâ wathorî
Duhai penolongku, tempat berteduhku, wahai kepercayaanku. 
Wahai kesenanganku, ruh ku dan tujuanku

أنت الغياث لمن ضاقت مذاهبه
وخير من يرتجی في العسر واليسر
Antal ghiyâtsu liman dlôqot madzâhibuhu wa khoiru man yurtajâ fîl ‘usri wal yusuri
Engkaulah tempat pertolongan bagi orang yang sempit tempat bersandarnya. Dan sebaik baik manusia yang kami harapkan saat susah dan saat senang

وأنت أکرم من فی الگون والسبب الأقوی لنيل المنی والفوز بالظفر
Wa anta akromu man fîl kauni wassababul aqwâ linailil munâ wal fauzi bidh-dhofari
Dan engkaulah manusia paling mulia di alam semesta, dan penyebab (perantara) yang menjadikan aku kuat dalam mencapai cita cita dan keberhasilan dengan sukses

Sumber: Ajmalul Qoshoid

Rabu, 04 November 2015

Kangennya Perempuan

Saya beri tahu.
Perempuan kalau sedang kangen, seremnya luar biasa. Mungkin pada awalnya dia tampak menyenangkan, karena kamu bisa membuainya dengan gombalanmu.
Tapi semakin lama, gombalanmu nggak akan ada artinya, kalau kamu nggak segera bertindak. Dalam sekejap, kangennya berubah jadi "nesu", ibarat timah panas yang menembusmu bertubi-tubi.
Ah, mungkin saya cuman lebay. Tapi kenyataannya, jawaban whatsapp nya menjadi singkat-singkat, responnya ketika ditelpon menjadi pendek-pendek, dan mudah sekali ia manyun dengan urusan yang remeh-temeh.
Oh, remeh-temeh menurut kita, sih. Mungkin besar bagi dia. Pokoknya kalau dia bilang, "Ya udah sana, kerja lagi," atau semacam itu, jangan sekali-kali kamu meninggalkannya begitu saja. 
Setidaknya lakukan sesuatu yang sederhana, seperti membuatkannya minuman hangat, menuliskan surat cinta yang kau selipkan di bawah bantalnya, atau meninggalkan ATM mu untuknya. Nah, yang terakhir itu sangat realistis, lho. Hehe.
Tapi, Kawan, aku berani jamin, nggak ada cara yang sehebat ini. 
Ajak dia salat tepat waktu, lalu kalian sama-sama berdoa untuk diri kalian, keluarga kalian, dan yang terpenting, untuk hati kalian.
 Bermunajatlah, dan mintalah kepada Allah untuk menetapkan hati kalian masing-masing.
Bukankah cinta, benci, kangen, dan nesu, semuanya terletak dalam hati? Dan bukankah, Rasul saw sudah mengajari kita sebuah doa, agar hati kita senantiasa tetap kepadaNya?
Biasanya, hati mulai goyah ketika ada godaan-godaan. 

Godaan ini sedemikian haluuuusnya, sampai-sampai kita tidak menyadari. Dan biasanya, hati ini mulai tergoda di kala ibadah hanya sebatas rutinitas, dan dzikir belum benar-benar merasuk ke dalam jiwa.
Karenanya, Ajaklah perempuanmu untuk banyak salat dan berdoa.
 Berpuasalah ketika kalian saling jauh. Dekatkan hati kalian melalui doa. Sungguh, tak ada lagi kenikmatan rindu ketika semuanya kau tumpahkan melalui doa.
Mungkin saat itu langit sedang bergetar, sehingga Allah tak segan-segan mengikat doa kalian seperti dua simpul yang saling menggenggam. 
Simpul ini akan semakin kuat mencengkeram justru saat ditarik satu sama lain.
 Semoga seperti itu keadaanmu ketika kalian berdua saling merindu.
Kadang mungkin, banyak cara sudah kau lakukan. 
Tapi rasa nesu dalam hati perempuanmu itu tak kunjung berubah kembali menjadi kangen. Kadang juga, ia sendiri tidak mau mengakui bahwa ia juga kangen.
 Ia hanya tak mau terlalu kecewa karena tak sanggup memikul harapan yang besar akan kedatanganmu.
Maka sadarilah. 

Sungguh beruntung dirimu mendapati seseorang yang kangen padamu, menunggu kedatanganmu.. Entah senesu dan secerewet apapun perempuanmu. 
Tetaplah kangen kepadanya, meski ia sendiri menolak rasa kangennya.
Tumpahkan kangenmu, Kawan, tumpahkan dalam doamu.


Oleh : dr.Hafid Algristian
Rahasia Bunda | Bersama Mewujudkan Keluarga Bahagia

Selasa, 13 Oktober 2015

Assalamu'alaikum 1437 Hijriyah!

    Assalamu'alaikum blessed Muharram, bulan mulia, bulan pertama di tahun hijriyyah. Ya Allah rasanya cepet banget 1 tahun terlewati huhu, udah dapet apa aja dep tahun kemarin? :( shalatnya jalan tapi maksiatnya lanjut, ibadahnya masih cap anak TK yang ingin imbalan terus sama Allah, baru sedikit banget berbakti sama umi abi, apalagi berbagi sama sesama juga masih pas-pas an euy. Manusia oh manusia, ada aja rasa sombong sama angkuhnya, mana rasa syukurnya dep? gampang amat yak tergoda sama setan, emang dasar SYAITONIRROJIM! *malah nyalah2in setan -.-". Astaghfirullah, banyak2in atuh istighfarnya.

   Oke, dosa juga kesalahan tahun lalu anggap sebagai pelajaran, yang belum taubat yuk MARKIBAT! mari kita taubat. Kemarin saya buka youtube dan nemu video ceramah singkat yang judulnya " Aku Ingin Taubat" dari Ust. Zainal Abidin, LC di Yufid.TV. Banyak yang saya kutip dari ceramah beliau bahwa saat kita sadar telah berbuat dosa dan  kita ingin  bertaubat di situlah Allah tengah memberi kasih sayang juga cinta-Nya pada sang hamba. Subhanallah *hening sejenak, kurang so sweet apa Gusti Allah? begitu mudahnya Allah memaafkan hamba-Nya yang tidak senonoh berbuat kemaksiatan, yang semena-mena berbuat semaunya, tidak setia pada Penciptanya?

   Saya sendiri belumlah menjadi orang yang baik ahlaqnya. Banyak sekali penyesalan di akhir tahun yang begitu menyesakkan dada. Namun ini lah waktunya bangkit, niatkan untuk memperbaiki diri, jauh-jauh dari lubang maksiat, cari ridho Allah Swt, dikencengin lagi do'anya, giat lagi ibadahnya, lebih cinta sama Njeng Rosul Muhammad Saw, contoh ahlaq beliau. Yes, bismillahirrahmaanirrahim! 

cheers,
@depifitri :)



Senin, 12 Oktober 2015

Aku Kondangan Loh!



Hai Dzulhijjah! alhamdulillah lebih dari 2 undangan pernikahan datang menghampiri. Sebagai lulusan S1 alias sarjana baru kemarin sore hal macam ini nih yang suka bikin BAPER kemana mana. BAPER (Bawa Perasaan). Secara di usia 22 tahun bukanlah hal yang mudah untuk menjawab pertanyaan sakral "Kapan nikah?" huhuhu. AKU KUDU KUAT!. Kali ini undangan respesi dari mba Rahma As Syamsuri. Beliau ini adalah kakak pemandu AAI (Asistensi Agama Islam) dulu ketika kuliah di UII.

Kondangan mungkin jadi salah satu ajang fashion show bagi banyak perempuan haha. Iya, tentunya saya juga merasakannya. Semua harus terlihat sempurna dari kepala pundak lutut kaki lutut kaki. Biasanya sudah jauh-jauh hari saya persiapan mulai dari baju, rok cantik, dress, kerudung warna ini, kerudung gaya itu, sepatu atau sandal, tas, bros, dan belum lagi make up bla bla bla lainnya hehe. Namun untuk resepsi mba Rahma, saya tidak terlalu ambil pusing. Setelah mandi pagi saya buka lemari, cukup lama melihat-lihat dan akhirnya pilihan jatuh pada atasan kebaya peplum warna salem dipadu dengan rok warna senada yang sudah lama digantung di centelan (baca: hanger). Kerudung segi empat paris dengan warna yang lebih terang punya emak Galuh, *untung ada emak haha. Ini nih untungnya tinggal di asrama yang sekamarnya 4 orang, butuh ini ada butuh itu ada, simbiosis mutualisme atuh. Tas kecil warna merah kado ulang tahun dari mbak Apoh turut mempercantik penampilan, banyak loh yang bilang cantik! Tasnya :3. 

Sandal wedges kelap kelip sudah siap dipakai. Jam 10 lebih saya dan teman-teman berangkat menuju tempat respesi di taman kuliner Pring Wuluh apalah itu namanya? tempatnya lumayan jauh dari Kaliurang, kurang lebih 30 menit. Lokasinya dekat dengan Nologaten, di Jalan Wahid Hasyim. Sesampainya di sana tepat bedug dzuhur berkumandang, alhamdulillah waktunya makan siang haha. Kami langsung menuju panggung dimana sepasang pengantin berada, salim salim, ucapkan selamat dan do'a, dan foto-foto tentunya. Mbak Rahma dan suami memakai tema dekorasi wedding warna ungu, begitu juga untuk gaun dan bunga-bunga, intinya mah cantik. hihi

Akhirnya tiba juga saat yang dinanti-nanti, makan makan prasman, yeye lalalala :D. Saya ambil piring, ambil lauk-pauk, sayur mayur, dan juga beberapa kerupuk haha. Nyom! untuk minuman saya hanya ambil air putih dan kemasan, tau alasannya? tangan saya sudah tidak sanggup membawa piring juga mangkoknya haha. Di tempat makan saya bertemu teman-teman satu fakultas dulu, walau lupa namanya alhamdulillah kami saling menyapa dan berbagi senyum. Sembari mengahbiskan masakan, fikiran ini secara otomatis langsung membayangkan resepsi impian pernikahan saya kelak. Tempat ijab qobul, gaun yang cantik, make up flawless, baju dan upacara adat, seragam keluarga, dekorasi, bunga-bunga, makanan minuman resepsi haha tuh kan, dibilang juga BAPER mulu ah! oke stop, jodoh mana jodoh? haha.

Selesai makan, kami berniat langsung pamit dan pulang. Tapi karena saya masih penasaran belum mencoba beberapa dish yang ada, yaudah atuh, coba sedikit buah-buahan, sedikit es soda, dan sedikit es cendol sebagai penutup makan siang itu hehe. Kemudian salim-salim lagi dan  melangkah pulang, sebelumnya  seorang teman menawarkan saya untuk foto berjalan di atas red carpet, yaelah mumpung ada kan? kapan lagi haha. Jadi lah foto ala ala candid saya seperti itu, udah kayak model papan triplek belom :3
fashion show duluu


cheers,
@depifitri :)